Sifat Koligatif Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

Untuk konsentrasi yang sama, larutan elektrolit memiliki sifat koligatif larutan yang lebih besar dibandingkan larutan non-elektrolit. Untuk menghitung nilai-nilai sifat koligatif larutan, persamaan-persamaan yang diberikan sebelumnya dapat digunakan dengan menambah factor I, seperti diusulkan Van’t Hoff 1880 .

dapat pula dinyatakan sebagai:

NaCl didalam air akan terurai menjadi ion Na+ dan Cl, artinya partikel NaCl menjadi 2 kali lebih banyak dari pada zat-zat yang tidak mampu memecah senyawanya menjadi ion-ion listrik. Itulah sebabnya, sifat koligatif larutan elektrolit nilainya lebih besar dari pada sifat koligatif larutan nonelektrolit, utnuk larutan-larutan yang konsentrasinya sama.

Elektolit kuat karena mudah terionisasi mempunyai harga derajat ionisasi mendekati satu. Untuk larutan yang sangat encer atau konsentrasinya kecil, jarak antara ion-ion yang berlawanan sangat kecil. Jadi, larutan elektrolit kuat yang sangat encer derajat ionisasinya dianggap sama dengan satu. Adapun elektolit lemah mempunyai harga derajat ionisasi sangat kecil karena sukar terionisasi.

Pada partikel zat yang terionisasi dilakukan penambahan sebesar [1 + (v – 1) α ] kali dari sifat koligatif larutan nonelektrolit. Penambahan itu dinamakan faktor van’t hoff yang disimbolkan dengan i.

i =  [1 + (v – 1) α ]

Science Animated Clipart: scientist-holding-beaker-testing-tube-animation
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.